Galaxy S26 Rekondisi Resmi Dijual Samsung, Selisih Harga Rp 3,5 Juta

Galaxy S26 Rekondisi Resmi Dijual Samsung, Selisih Harga Rp 3,5 Juta

FOKUSMEDIA.CO.ID — Samsung resmi memasukkan Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra ke program Certified Re-Newed dengan potongan hingga USD 200 (sekitar Rp 3,5 juta) dari harga unit baru. Program ponsel rekondisi bergaransi resmi ini baru tersedia di Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Inggris, belum menyentuh pasar Indonesia. Konsumen yang ingin flagship Samsung tanpa harga penuh bisa mempertimbangkan opsi ini, asalkan bersedia membeli di negara yang sudah kebagian.

Langkah ini diambil di tengah rencana kenaikan harga lini Galaxy S26 pada Oktober 2026. Program tersebut sudah lebih dulu diterapkan pada lini Galaxy S25 tahun lalu.

Berapa Harga Galaxy S26 Rekondisi?

Galaxy S26 Ultra menjadi model dengan potongan paling besar. Unit rekondisinya dibanderol mulai USD 1.099 (sekitar Rp 19,3 juta), selisih sekitar USD 200 (sekitar Rp 3,5 juta) dibanding harga unit baru.

Untuk Galaxy S26 Plus, Samsung mematok harga mulai USD 929 (sekitar Rp 16,3 juta). Sementara Galaxy S26 versi standar dibuka dari USD 759 (sekitar Rp 13,3 juta).

Setiap perangkat diperbarui memakai suku cadang asli dan dilengkapi baterai baru. Penggantian baterai ini penting karena penurunan performa daya sering jadi keluhan utama pembeli ponsel rekondisi.

Garansi dan Program Tukar Tambah

Konsumen tetap mendapat garansi terbatas satu tahun. Samsung juga menyediakan opsi perlindungan tambahan lewat Samsung Care Plus.

Untuk menekan harga lebih jauh, tersedia program trade-in dengan kredit tukar tambah hingga USD 720 (sekitar Rp 12,7 juta). Skema ini memungkinkan pembeli menyerahkan perangkat lama sebagai pengurang biaya.

Model yang Belum Masuk Program

Galaxy S26 FE belum ikut dalam program Certified Re-Newed. Galaxy S26 Plus sendiri sudah terdaftar secara resmi, tetapi unitnya belum tercantum di situs penjualan Samsung.

Ketersediaan program ini masih terbatas pada Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Inggris. Belum ada informasi apakah Samsung akan memperluasnya ke pasar lain, termasuk Indonesia.

Mengapa Samsung Genjot Ponsel Rekondisi?

Langkah ini dinilai tepat waktu. Samsung sebelumnya dilaporkan akan menaikkan harga lini Galaxy S26 pada Oktober 2026, dan lonjakan harga komponen turut memicu kenaikan harga Galaxy S27 Ultra.

Pada lini Galaxy S25, program serupa sudah berjalan dengan potongan berkisar USD 150 (sekitar Rp 2,6 juta) hingga USD 260 (sekitar Rp 4,5 juta). Pola yang sama kini diulang untuk generasi terbaru.

Bagi konsumen yang menginginkan ponsel flagship Samsung tanpa merogoh kocek dalam-dalam, program Certified Re-Newed bisa jadi pertimbangan. Catatannya, pembeli di Indonesia harus menunggu kepastian apakah layanan ini akan masuk pasar lokal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index